Home ยป Gadget
Gadget

Samsung Tutup Tizen App Store Secara Resmi Awal Tahun 2022

Samsung tutup Tizen App Store sebagai aplikasi bawaan di sistem operasi OS buatan sendiri. Dengan demikian, kini untuk para pengguna ponsel Samsung dengan sistem operasi Tizen OS sudah tidak bisa lagi.

Sehingga aktivitas unduh atau bahkan hanya memperbarui aplikasi tidak bisa lagi dari Tizen App Store. Bagi Anda pengguna Samsung, sistem operasi tersebut terputus secara paten.

Sehingga justru tertutup secara penuh. Ada beberapa pengguna ponsel Samsung yang kesulitan mengakses data dan aplikasi. Sehingga Anda pun perlu tahu apa saja yang termasuk dalam kategori tersebut.

Samsung seri Z menjadi yang termasuk pada bagiannya. Adapun varian seri tersebut mulai dari Samsung Z1, Z2, Z3, dan Z4.

Seperti yang sudah banyak publik ketahui jika perusahaan smartphone Android menjadi salah satu PT ternama.

Sehingga banyak seri yang berhasil menguasai pasar smartphone yang beredar di pasaran. Bahkan untuk produksi ponsel terbanyak dari seri Z menjadi pilihan. Hal ini terbukti jika melihat aplikasi App Store yang resmi tertutup.

Samsung tutup Tizen App Store bukan menjadi hal bohong yang sedang terjadi. Bahkan dampak terhadap pengguna Samsung seri Z seperti yang sudah ada sebelumnya.

Pihak Samsung Tutup Tizen App Store Secara Resmi

Seperti yang sudah banyak orang tahu jika kini pengguna smartphone semakin banyak saja. Bahkan mungkin hampir setiap orang memiliki ponsel guna memenuhi kebutuhannya.

Bisa karena untuk aktivitas komunikasi, game, atau justru urusan pekerjaan. Samsung menjadi salah satu perusahaan smartphone terbaik yang ada di Indonesia.

Adanya berbagai layanan tentu mengakibatkan layanan terdahulu akan tergeser. Penghentian layanan Tizen memang secara resmi diumumkan untuk para pengguna smartphone Android.

Sebenarnya keputusan yang ini bukan hal baru. Sebab keputusan perusahaan Samsung dengan mengambil keputusan menjadi hal utama. Bahkan penghentian layanan Tizen pada App Store sudah mulai sejak bulan Juni 2021 kemarin.

Baca Juga:  HP Realme GT 3 Pro Segera Meluncur Dengan Desain Elegan

Laporan ini juga semakin kuat memberhentikan layanan baru untuk download aplikasi. Bahkan pada tanggal 31 Desember 2021 Samsung justru tutup Tizen App Store.

Secara global Samsung seri Z berhenti untuk melakukan hal tersebut. Menariknya lagi jika layanan Tizen Store sudah tidak tersedia. Hal ini tampak dari penutupan situs secara resmi.

Perusahaan sendiri juga mengatakan jika pengguna tidak bisa menghubungi keduanya. Menutupnya aplikasi tersebut secara resmi memamerkan situs operasi sistem besutannya sendiri.

Sebab, sebelumnya Samsung juga melaporkan jika pengguna tidak dapat lagi berkunjung pada aplikasi atau situs web Tizen Store.

Justru yang dapat terjadi yaitu situs atau aplikasi tidak dapat terakses dan hanya akan muncul kode kesalahan pada layar.

Samsung Serius Meninggalkan Tizen Store

Samsung tutup Tizen App Store resmi di tanggal 31 Desember tahun lalu. Sehingga pengguna tidak akan dapat lagi mengunduh dan memperbarui aplikasi dari platform Tizen App Store.

Sehingga ponsel seri Z terakhir yaitu Samsung Z4 yang rilis di tahun 2017 sudah tidak dapat lagi mengakses menggunakan OS Tizen. Dengan adanya keputusan besar ini, tentu tidak begitu saja dalam memutuskan.

Sistem operasi besutan Samsung sendiri kini benar-benar resmi ditinggalkan. Sebab, sebelumnya Samsung juga telah meninggalkan Tizen OS yang terdapat pada arloji pintar smartwatch miliknya.

Mengetahui Lebih Jauh Apa Itu Tizen OS

Samsung tutup Tizen App Store bukan tanpa alasan. Tizen OS menjadi perangkat lunak lini Galaxy Watch.

Kini Samsung sudah menggunakan WearOS yaitu sistem operasi yang bekerja sama dengan Google.

Bahkan kini justru Samsung juga sudah memperkenalkan antarmuka terkini untuk perangkat smartwatch. Perangkat tersebut yaitu One UI Watch yang muncul berdasarkan WearOS.

Baca Juga:  HP Samsung Galaxy M04 Bakal Segera Rilis, Ini Bocoran Spesifikasinya!

Jika mengingat Tizen OS itu sendiri adalah sistem operasi yang sifatnya terbuka, program yang diberikan memakai inti program kernel Linux. Secara mandiri Samsung berhasil membangun dan menciptakan Tizen OS.

Sistem yang satu ini telah terancang untuk ponsel pintar, tablet dan sejenisnya. Bahkan khusus juga muncul untuk perangkat multimedia dalam kendaraan, smartwatch, TV, dan yang lainnya.

Sebenarnya niat dikembangkannya Tizen ini untuk membuat Samsung melepaskan diri dari dominasi pada sistem operasi Google. Namun kini keputusan Samsung tutup Tizen App Store sudah bulat dan diresmikan.