Home » Info » 3 Tips Cegah Gangguan Mata Akibat Gadget
Info

3 Tips Cegah Gangguan Mata Akibat Gadget

JAKARTA – Blue light atau sinar biru dari gadget disebut dapat menyebabkan gangguan mata hingga risiko kebutaan. Terlebih, selama pandemi ini membuat masyarakat semakin sering menatap layarnya.

Hal yang memicu terjadinya gangguan mata saat bermain gadget adalah aktivitas melihat layar secara dekat, yang berlangsung dalam jangka waktu lama. Demikian penjelasan Dokter Spesialis Mata di Mandaya Hospital Karawang dan RSU Hermina Karawang, dr. Andreas Surya Anugrah, SpM.

“Yang membuat rabun jauh atau miopi aktivitas dari melihat screen adalah, perlu digaris bawahi ya, aktivitas melihat dekatnya. Jadi bukan sinar birunya yang disalahkan, tapi jarak dekatnya ini,” tutur dr. Andreas Surya Anugrah, SpM. saat dihubungi MNC Portal Indonesia.

Dilansir dari Cleveland Clinic, Sabtu , beberapa ahli mata percaya bahwa seorang anak yang menghabiskan banyak waktu melakukan aktivitas dekat, seperti membaca atau menggunakan smartphone dan komputer, memiliki risiko miopia yang tinggi.

Di Amerika sendiri ada lebih dari 40% menderita gangguan mata ini, terutama pada kalangan anak-anak usia sekolah. Para ahli mata memperkirakan tren ini akan terus berlanjut dalam beberapa dekade mendatang. Hal serupa pun dijelaskan oleh dr. Andreas.

“Gausah screen deh, baca buku aja, maaf ya misalnya kutu buku gitu, dia nggak atur jam istirahatnya, baca aja berjam-jam lamanya, itu juga berisiko terjadi miopia karena near visual activity, aktivitas melihat dekat,” ucap dr. Andreas.

Selain aktivitas melihat jarak dekat, ada juga faktor risiko lainnya seperti genetik yang menyebabkan miopi. Di samping itu, ada beberapa tips dari Dokter Andreas untuk mencegah terjadinya rabun jauh atau miopi serta gangguan mata lainnya saat bermain gadget. Apa saja? Simak selengkapnya berikut ini.

Baca Juga:  Aplikasi Karantina Presisi Telah Hadir, Berikut Ini Cara Menggunakannya!

1. Mengatur jarak

Melihat penjelasan sebelumnya, tentu mengatur jarak menjadi tips utama untuk mencegah miopi atau gangguan mata lain. Dokter Andreas mengimbau masyarakat untuk memberikan jarak sekitar 60 cm antara mata dengan layar laptop dan 80 cm antara mata dengan layar komputer. Sementara untuk layar yang lebih kecil seperti handphone harus memiliki jarak minimal 30 cm dari mata.

“Kalau screen-nya makin kecil kayak smartphone, sama kayak membaca dan menulis itu, paling dekat 30 cm. Ibaratnya tangannya menekuk sedikit, sekitar 150 derajat, ya sejauh itu. Itu yang baiknya,” terang dr. Andreas.














Baca Selengkapnya